Uji Coba Timnas U-22 Bersama Pelatih Baru

setelah mempunyainya pelatih baru Timnas semakin gencar melakukan pertandingan uji coba melawan Negara Asia.

Timnas U-22 telah terbentuk di bawah asuhan baru Luis Milla, pelatih yang telah sukses membawa sederet pemain sepakbola Spayol menjadi bintang, bahkan menjadi Skuad klub sekelas Manchester United. Pemain agen sbobet yang pernah menjadi asuhannya yaitu Ader Herrera, David De Gea, Cesar Azpilizeuta, Andrian Lovez Alvarez, Juan Mata, Thiaho Alcantara, Didac Vila dan Javi Martinez.

Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona ini telah resmi di tunjuk untuk mengasuh Timnas garuda selama 2 tahun. Di pilihnya Luis Milla untuk memimpin Timnas Garuda bukan tanpa alasan, pengalaman Milla yang mencatat prestasi kala memimpin Timnas Spayol U-19 dan U-23 di harapkan dapat di salurkannya kepada pasukan Garuda Merah Putih. Tercatat Milla pernah membawa trofi juara Timnas Spanyol dalam gelaran piala Eropa U-21 pada tahun 2011 serta Runner up piala Eropa U-19 tahun 2010.

Bahkan Juan Mata di dapuk sebagai pemain terbaik sepanjang Turnamen, dan Andria Lopez Alvarez juga meraih gelar top scorer di laga final Spanyol saat di pimpin oleh Luis Milla dengan menaklukan Swiss 2-0 berkat gol dari Ander Herrera. Dan sekarang pemain asuhan Luis Milla tersebut telah menjadi Bintang Spanyol yang kini telah berlaga dalam LaLiga Spanyol 2017.

Arema Fc Alternatif lawan Timnas U-22 Jika batal tanding Myanmar

Timnas Indonesia U-22 mempunyai rencana untuk menggelar pertandingan uji coba denga Myanmar, tanggal 25 dan 27 Maret 2017.  Pertandingan ini di gelar di Stadion Pakansari, Bogor. Namun tersiar kabar tidak sedap, Uji coba melawan Myanmar terancam Batal. “Kami belum tahu untuk laga melawan Myanmar”. Hal ini di ucapkan oleh Asisten pelatih Tinmas Bima Sakti.

Sejumlah antisipasi telah di siapkan jika gagal berlaga bersama Myanmar oleh jajaran pelatih. Jika tidak bisa uji coba melawan Negara, tim garuda Muda siap menjajal kekuatan Klub lokal. Salah satu rencana Timnas U-22 jika gagal lawan Myanmar akan melawan pemenang piala Presiden 2017 Arema FC dan melawan klub-klub yang lain. Sempat menginginkan melawan Singapura namun gagal dan kini kejelasan Tinmas melawan Myanmar pun masih abu-abu belum ada kejelasan.

“pokoknya Coach Milla mengatakan, kalau tidak dapat mewalan Negara. Mungkin, klub melawa klub bisa, sebenarnya Coach Milla tidak keberatan, bukan masalah”. Ucap Asisten Pelatih Timnas Bima Sakti Tukiman.

Calon Kapten Timnas U-22

Pelatih baru timnas Indonesia U-22, tampaknya telah mengetahui siapa saja pemain yang bisa masuk kerangka skuadnya. Bahkan Luis Milla Aspas sudab memiliki kandidat kapten Timnas U-22. Ada tiga nama yang masuk kandidat menjadi kapten, mereka merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang dan bek.

“kami sudah menyiapkan kapten, ada tiga nama. Kapten bisa datang dari posisi gelandang” ungkap Bima Sakti Tukisan kepada VIVA.co.id, namun Bima Sakti Tukiman belum mau menyebutkan siapa saja kandidat tersebut, dia masih merahasiakan tiga nama kandidat kapten untuk pasukan Garuda muda. Rahasia itu bisa terkuak jika Tim U-22 melakukan laga uji coba nanti.

Tim U-22 telah menyelesaikan seleksi pemain, terakhir pada kamis 9 Maret 2017, di lapangan Sekolah Pelita harapan, Karawaci, tanggerang. Siapapun klub yang akan melakukan uji coba kekuatan dari pasukan Timnas Indonesia U-22 nanti, di harapkan dapat memberikan hal positif bagi Tim Garuda muda untuk mempertajan pola permainan togel online da teknis lainnya saat pertandingan sesungguhnya.

Kembalinya Duo Tunggal Putra Terbaik di Ajang All England

Turnamen bulutangkis bergengsi All England akan segera dimulai minggu depan dan terlihat para bintang dunia mulai ikut meramaikan turnamen ini sehingga dipastikan akan seru.

Pedersen di babak final. Meski demikian Susi Susanti juga berharap di sektor lainnya pun ada peningkatan yang Turnamen bulutangis bergengsi yaitu All England akan segera dimulai minggu depan lebih tepatnya pada tanggal 7 hingga 12 Maret 2017. Tentunya Indonesia sudah pasti menurunkan pemain terbaik dengan rising stars yang mereka miliki dan berhasil menang di kompetisi sebelumnya yang digelar di DBL, Surabaya. Namun ada yang menarik dari turnamen ini yaitu kehadiran Lee Chong Wei dan Lin Dan yang akan berpartisipasi.

Keseruan Sektor Tunggal Putra di All England

Minggu depan turnamen All England akan digelar secara resmi di Barclaycard Arena di Birmingham, Inggris pada tanggal 7 hingga 12 Maret 2017. Tentunya Indonesia akan mencoba untuk menyumbangkan juara dan gelar disini dengan wakil terbaiknya sekaligus juga para pemain bandar bola rising stars yang berhasil memukau di turnamen sebelumnya. Namun dari sekian banyak kategori yang dimainkan, para penggemar tertuju pada tunggal putra yang dipastikan ramai dimana dua pebulutangkis terbaik dunia yaitu Lin Dan yang berasal dari Cina dan juga Lee Chong Wei yang berasal dari Malaysia akan berpartisipasi langsung dan tentu saja turut meramaikan turnamen sengit.

Menurut laporan yang diperoleh secara resmi dari laman turnamen ini, Lee Chong Wei kembali untuk dapat mengambil bagian juga di dalam ajang superseries premiere dan untuk meramaikan persaingan yang ada. Sekaligus kembalinya Lin Dan adalah untuk mempertahankan gelar yang sudah pernah diperolehnya ini. Kedua pemain ini tidak akan langsung bertemu melainkan mereka harus melawan pebulutangkis lainnya lebih dulu dari berbagai dunia seperti Lin Dan yang akan ditantang oleh pemain tunggal putra dari Malaysia yaitu Zulfadli Zulkifli. Meskipun sebenarnya Lin Dan adalah juara bertahan turnamen tersebut, namun Lin Dan ternyata bukanlah unggulan pertama.

Dirinya justru menjadi unggulan keenam padahal gelar yang sama diperolehnya tahun lalu. Ini dikarenakan Lin Dan seringkali absen dari beberapa turnamen setelah dirinya selesai bermain di dalam Olimpiade Rio tahun lalu. Tentu saja bisa jadi Lin Dan mengalami masalah ataupun kendala ketika menghadapi pemain yang rajin untuk mengikuti berbagai turnamen dan sering menang. Sementara itu rival sekaligus musuh abadinya Lee Chong Wei ini mendapatkan keuntungan langsung untuk tidak bermain di babak pertama sebab pemain yang saat ini berusia 34 tahun itu mendapatkan kartu bye sebab dirinya mendapatkan status sebagai unggulan pertama sehingga tidak harus main.

Target Indonesia di Ajang All England 2017

Ini artinya jika Lin Dan ingin sekali lagi mempertahankan gelarnya dan bertemu dengan Chong Wei, maka dirinya harus berjuang bahkan sejak babak pertama dimulai. Sementara Indonesia harus merelakan tunggal mudanya Jonatan Christie untuk mundur sebelum perhelatan dimulai karena sakit yang dideritanya. Sebenarnya Jojo disini seharusnya akan melawan pebulutangkis kuat yang menjadi unggulan ketiga asal Denmark yaitu Victor Axelsen. Mungkin saja akan terjadi banyak kejutan di tunggal putra ini mengingat banyak pemain tangguh yang muncul seperti pemain muda asal Thailand Tanongsak Saensomboonsuk dimana performanya ini sedang naik setelah juara di Denmark Open.

Sementara Susi Susanti sebagai Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI menegaskan bahwa Indonesia memiliki target yaitu bisa mempertahankan setidaknya satu gelar saja di bidang All England tahun 2017. Hal ini disebabkan ketika tahun 2016 silam, Indonesia berhasil meraih satu gelar dari ganda campuran yaitu pasangan Praveen Jordan dan Debby Susanto dimana kala itu keduanya berhasil mengalahkan Joachim Ficher Nielsen dan Christinna terjadi.

Bagaimanakah keseruan dari turnamen All England 2017 dan bagaimana pula perjuangan para pemain togel sgp Indonesia untuk bisa meningkatkan raihan gelar yang mereka miliki? Nantikan saja.